Tips #8 : Manfaatkan Obyek Kecil di Sekitar Untuk Membuat Foto Lebih Menarik

Tips #8 : Manfaatkan Obyek Kecil di Sekitar Untuk Membuat Foto Lebih Menarik - Hi, selamat pagi ketemu kembali dengan situs info fotografi keren pada artikel ini kami akan membawa pembahasan hal mengenai Seputar fotografer keren baca selengkapnya Tips #8 : Manfaatkan Obyek Kecil di Sekitar Untuk Membuat Foto Lebih Menarik Agar memperoleh ulasan ulasan lain nya yg pasti menarik, mari mampir situs

Tips #8 : Manfaatkan Obyek Kecil di Sekitar Untuk Membuat Foto Lebih Menarik - Hi, selamat pagi ketemu kembali dengan situs info fotografi keren di kesempatan ini kami akan membawa pembahasan hal mengenai Seputar fotografi terbaik Agar memperoleh pembahasan pembahasan lain nya yg pasti menarik, mari mampir situs fotografii18

 

 

Biasanya andaikata kita sedang berwisata dengan sedang terpesona dengan keindahan alam di suatu tempat, secara otomatis yad kita akan langsung mengeluarkan kamera dengan jepret sana-sini. Sayang andaikata keindahan bagai itu tak diabadikan.

Sayangnya, sekembalinya kita ke rumah, lalu membuktikan foto-foto yang ada di kamera kepada Anda ataupun teman ataupun tetangga, respon mereka datar-datar saja. Hanya senyuman dengan kepala yang mengangguk lamun tak memperlihatkan anggapan tertarik. Padahal, tujuan kita membuktikan foto-foto itu untuk membuktikan betapa beruntungnya bisa pergi kesana.

Foto-foto itu bagai tak bisa melakukan fungsinya.

Gagal.

Yang gagal bukan fotonya lamun Anda lah yang gagal. Paling tidak, gagal dalam menyampaikan apa yang Anda rasakan dalam fotonya. Karena itulah, foto tersebut tak bekerja dengan baik.

Biasanya anak Adam akan terlalu sibuk dengan terkonsentrasi pada apa yang menurutnya indah, lamun mengabaikan bahwa keindahan itu terdiri dari banyak hal.

Sebagai contoh, air terjun memang indah, lamun indahnya air terjun itu ditunjang bagi berbagai kejadian lain, bagai hijaunya pepohonan, ataupun bunga-bunga halus yang ada disana. Kesemua itu berkolaborasi memanifestasikan rasa keindahan bagi yang melihatnya.

Udara segar termasuk, lamun akibat tak bisa direkam, tak perlu diikutsertakan disini.

Sayangnya, adakala kita sekadar melihat bahwa semua itu sekadar akibat obyek utamanya saja, si air terjun. Kita menganggap obyek itu adalah segalanya. Padahal tidak.

Coba perhatikan foto di bawah ini

Apa yang ditampilkan foto itu? Air yang jatuh, batu dengan hijau saja.

Datat. Tidak ada yang menarik.

Atau biasanya lagi bagai di bawah ini

Lumayan aktual akibat bayan lebih menarik. Hanya saja, semua jadi serba kecil, terlalu berisik dengan tak memberi anggapan apa-apa bagi yang melihat, kecuali mereka yang beserta bersama Anda.

Sekarang coba bandingkan dengan beberapa foto di bawah ini. Semuanya berakar dari sumber yang sama, Curug 7 Cilember, Bogor.

Mana agak yang bisa lebih membangkitkan rasa indah. Dua foto pertama ataupun tiga yang terakhir?

Saya rasa jawabannya jelas.

Di tiga foto bontot ada aksesori anggota dengan unsur berupa obyek halus berbentuk bunga warna pink. Dengan begitu warna hijau yang teduh, abu-abunya batu, dengan putihnya air mendapat aksesori berupa warna ceria yang sudah aman mengakibatkan mata, pink.

Coba saja andaikata Anda berjalan di mall, melihat wanita berpakaian pink, mau tak mau mata Anda akan melirik. Mau cantik ataupun tak sang wanita, mata akan otomatis tertarik untul melirik.

Dengan begitu anggapan konstan dengan latar akan jadi ceria.

Hal lainnya adalah obyek utamanya jadi lebih besar dengan detail.

Hal bagai ini obyek-obyek halus seprti inilah yang acap terlalu bagi kita saat memotret akan keindahan alam. Hasilnya seringkali kita sekadar memanifestasikan foto latar dengan tak bisa menyampaikan rasa keindahan yang kelihatan di hati kita kepada anak Adam lain.

Oleh akibat itu kawan. Saat kita terpesona bagi keindahan alam, hentikan deriji Anda sebentar untuk menganiaya tombol shutter release. Beri waktu sececah untuk menikmati, toh memang Anda datang untuk tujuan itu.

Setelah itu temukanlah apa yang membuat pemandangan di depan mata Anda begitu indah.

Selain obyek utama, temukan hal-hal halus disekitarnya yang bisa mendukung obyek utama akibat biasanya obyek utama tak sendiri. Keindahan yang Anda rasakan adalah gabungan dari banyak komponen.

Temukan obyek-obyek halus itu dengan buatlah foto Anda hebat agar yang melihatnya bukan cuma melihat air yang jatuh dari ketinggian. Buatlah foto Anda berkisah akan keindahan yang Anda rasakan disana. Buat foto Anda melakukan tugasnya dengan baik.

 

Sampai di sini artikel perihal Tips #8 : Manfaatkan Obyek Kecil di Sekitar Untuk Membuat Foto Lebih Menarik, semoga info ini dapat bermanfaat pembaca salam

 

 

Artikel ini diposting pada tag , cara membuat light painting dengan dslr, cara membuat siluet art, , tanggal 11-09-2019

|https://fotografii18.blogspot.com|fotografii18}

 

 

Biasanya andaikata kita sedang berwisata dengan sedang terpesona dengan keindahan alam di suatu tempat, secara otomatis yad kita akan langsung mengeluarkan kamera dengan jepret sana-sini. Sayang andaikata keindahan bagai itu tak diabadikan.

Sayangnya, sekembalinya kita ke rumah, lalu membuktikan foto-foto yang ada di kamera kepada Anda ataupun teman ataupun tetangga, respon mereka datar-datar saja. Hanya senyuman dengan kepala yang mengangguk lamun tak memperlihatkan anggapan tertarik. Padahal, tujuan kita membuktikan foto-foto itu untuk membuktikan betapa beruntungnya bisa pergi kesana.

Foto-foto itu bagai tak bisa melakukan fungsinya.

Gagal.

Yang gagal bukan fotonya lamun Anda lah yang gagal. Paling tidak, gagal dalam menyampaikan apa yang Anda rasakan dalam fotonya. Karena itulah, foto tersebut tak bekerja dengan baik.

Biasanya anak Adam akan terlalu sibuk dengan terkonsentrasi pada apa yang menurutnya indah, lamun mengabaikan bahwa keindahan itu terdiri dari banyak hal.

Sebagai contoh, air terjun memang indah, lamun indahnya air terjun itu ditunjang bagi berbagai kejadian lain, bagai hijaunya pepohonan, ataupun bunga-bunga halus yang ada disana. Kesemua itu berkolaborasi memanifestasikan rasa keindahan bagi yang melihatnya.

Udara segar termasuk, lamun akibat tak bisa direkam, tak perlu diikutsertakan disini.

Sayangnya, adakala kita sekadar melihat bahwa semua itu sekadar akibat obyek utamanya saja, si air terjun. Kita menganggap obyek itu adalah segalanya. Padahal tidak.

Coba perhatikan foto di bawah ini

Apa yang ditampilkan foto itu? Air yang jatuh, batu dengan hijau saja.

Datat. Tidak ada yang menarik.

Atau biasanya lagi bagai di bawah ini

Lumayan aktual akibat bayan lebih menarik. Hanya saja, semua jadi serba kecil, terlalu berisik dengan tak memberi anggapan apa-apa bagi yang melihat, kecuali mereka yang beserta bersama Anda.

Sekarang coba bandingkan dengan beberapa foto di bawah ini. Semuanya berakar dari sumber yang sama, Curug 7 Cilember, Bogor.

Mana agak yang bisa lebih membangkitkan rasa indah. Dua foto pertama ataupun tiga yang terakhir?

Saya rasa jawabannya jelas.

Di tiga foto bontot ada aksesori anggota dengan unsur berupa obyek halus berbentuk bunga warna pink. Dengan begitu warna hijau yang teduh, abu-abunya batu, dengan putihnya air mendapat aksesori berupa warna ceria yang sudah aman mengakibatkan mata, pink.

Coba saja andaikata Anda berjalan di mall, melihat wanita berpakaian pink, mau tak mau mata Anda akan melirik. Mau cantik ataupun tak sang wanita, mata akan otomatis tertarik untul melirik.

Dengan begitu anggapan konstan dengan latar akan jadi ceria.

Hal lainnya adalah obyek utamanya jadi lebih besar dengan detail.

Hal bagai ini obyek-obyek halus seprti inilah yang acap terlalu bagi kita saat memotret akan keindahan alam. Hasilnya seringkali kita sekadar memanifestasikan foto latar dengan tak bisa menyampaikan rasa keindahan yang kelihatan di hati kita kepada anak Adam lain.

Oleh akibat itu kawan. Saat kita terpesona bagi keindahan alam, hentikan deriji Anda sebentar untuk menganiaya tombol shutter release. Beri waktu sececah untuk menikmati, toh memang Anda datang untuk tujuan itu.

Setelah itu temukanlah apa yang membuat pemandangan di depan mata Anda begitu indah.

Selain obyek utama, temukan hal-hal halus disekitarnya yang bisa mendukung obyek utama akibat biasanya obyek utama tak sendiri. Keindahan yang Anda rasakan adalah gabungan dari banyak komponen.

Temukan obyek-obyek halus itu dengan buatlah foto Anda hebat agar yang melihatnya bukan cuma melihat air yang jatuh dari ketinggian. Buatlah foto Anda berkisah akan keindahan yang Anda rasakan disana. Buat foto Anda melakukan tugasnya dengan baik.

 

Sampai di sini artikel perihal Tips #8 : Manfaatkan Obyek Kecil di Sekitar Untuk Membuat Foto Lebih Menarik, semoga info ini dapat bermanfaat pembaca salam

 

 

Artikel ini diposting pada tag , cara membuat light painting dengan dslr, cara membuat siluet art, , tanggal 11-09-2019

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Melakukan Cropping Foto Dengan Menerapkan Konsep Rule of Thirds

Rekaman Kehidupan Pinggir Sungai

Apa Yang Harus Pertama Kali Diajarkan Kepada Yang Baru Belajar Fotografi ?