Mata Fotografer Jalanan Harus Sering Celingukan
Mata Fotografer Jalanan Harus Sering Celingukan - Hi, selamat sore bertemu lagi dengan situs seputar fotografi terbaik dikesempatan ini kita akan mengupas hal tentang fotografi kreatif tips fotografi landscape lihat selengkapnya Mata Fotografer Jalanan Harus Sering Celingukan Agar mendapatkan berita berita lain nya yang tentu terbaik, mari kunjungi blog
Mata Fotografer Jalanan Harus Sering Celingukan - Hi, selamat sore bertemu lagi dengan situs seputar fotografi terbaik dikesempatan ini kita akan mengupas hal tentang Seputar fotografi terbaik Agar mendapatkan berita berita lain nya yang tentu menarik, mari kunjungi blog fotografii18
| Galaxy Theater 2018 |
Scanning istilah kerennya artinya meluluk sekitar, tetapi abdi lebih suka menyebutnya celingukan. Mata diedarkan kesana kemari, ke kiri ke kanan, ke arah atau ke bawah. Mengawasi keadaan sekeliling dimanapun berada, itulah yang harus dilakukan seorang fotografer jalanan.
Bahkan, saat alang duduk diam sekalipun, seharusnya alat penglihat nir- sampai berhenti untuk memperhatikan sekitar.
Alasannya? Yah, karena bisa saja saya tidak sengaja mendapatkan "sesuatu" yang hebat ala tidak terduga. Kalau saya berhenti meluluk lingkungan dimana saya berada, bisa jadi momen-momen itu terlewat begitu karena saya tidak memperhatikan.
Alasan lainnya adalah kerap ala tidak terduga, "harta karun" hadir di hadapan mata. Sebuah detik yang tidak lagi membutuhkan bokeh untuk hebat perhatian yang melihat, tidak krusial mengatur setting "khusus' untuk membuat yang memandang mau tidak mau akan mengerling.
Sebuah detik yang bisa bercerita kepada yang memandang fotonya. Sebuah detik yang bisa menghadirkan senyum, marah, kesal, sedih, dan berlimpah rasa lainnya tanpa memerlukan terlewat berlimpah usaha dan cukup dengan mode auto saja.
Foto di atas, yang diambil saat menunggu ananda semata wayang yang alang bertanding handball di Galaxy Theater Bogor adalah contoh dari hal itu.
Capek dan suara amblas karena berteriak dan bersorak membuat abdi harus beristirahat sejenak di luar. Nongkrong di salah satu penjuru tangga tidak terpakai sambil melonjorkan kaki.
Saat itulah, kegaliban celangak-celinguk kesana kemari memasrahkan hasil seperti yang Anda lihat di foto ini.

Seorang blogger, bukan yang profesional, yang sangat suka menulis
Demikan penjelasan mengenai Mata Fotografer Jalanan Harus Sering Celingukan, semoga ulasan ini dapat bermanfaat anda terima kasih
tulisan ini diposting pada label tips fotografi landscape, artikel fotografi landscape, , , tanggal 11-09-2019
|https://fotografii18.blogspot.com|fotografii18}
| Galaxy Theater 2018 |
Scanning istilah kerennya artinya meluluk sekitar, tetapi abdi lebih suka menyebutnya celingukan. Mata diedarkan kesana kemari, ke kiri ke kanan, ke arah atau ke bawah. Mengawasi keadaan sekeliling dimanapun berada, itulah yang harus dilakukan seorang fotografer jalanan.
Bahkan, saat alang duduk diam sekalipun, seharusnya alat penglihat nir- sampai berhenti untuk memperhatikan sekitar.
Alasannya? Yah, karena bisa saja saya tidak sengaja mendapatkan "sesuatu" yang hebat ala tidak terduga. Kalau saya berhenti meluluk lingkungan dimana saya berada, bisa jadi momen-momen itu terlewat begitu karena saya tidak memperhatikan.
Alasan lainnya adalah kerap ala tidak terduga, "harta karun" hadir di hadapan mata. Sebuah detik yang tidak lagi membutuhkan bokeh untuk hebat perhatian yang melihat, tidak krusial mengatur setting "khusus' untuk membuat yang memandang mau tidak mau akan mengerling.
Sebuah detik yang bisa bercerita kepada yang memandang fotonya. Sebuah detik yang bisa menghadirkan senyum, marah, kesal, sedih, dan berlimpah rasa lainnya tanpa memerlukan terlewat berlimpah usaha dan cukup dengan mode auto saja.
Foto di atas, yang diambil saat menunggu ananda semata wayang yang alang bertanding handball di Galaxy Theater Bogor adalah contoh dari hal itu.
Capek dan suara amblas karena berteriak dan bersorak membuat abdi harus beristirahat sejenak di luar. Nongkrong di salah satu penjuru tangga tidak terpakai sambil melonjorkan kaki.
Saat itulah, kegaliban celangak-celinguk kesana kemari memasrahkan hasil seperti yang Anda lihat di foto ini.

Seorang blogger, bukan yang profesional, yang sangat suka menulis
Demikan penjelasan mengenai Mata Fotografer Jalanan Harus Sering Celingukan, semoga ulasan ini dapat bermanfaat anda terima kasih
tulisan ini diposting pada label tips fotografi landscape, artikel fotografi landscape, , , tanggal 11-09-2019


Komentar
Posting Komentar