5 Tips Memilah Foto Yang Perlu Disimpan Dan Yang Tidak
5 Tips Memilah Foto Yang Perlu Disimpan Dan Yang Tidak - hey, selamat malam ketemu kembali dengan website info fotografi terbaik di kesempatan ini saya akan membahas hal tentang fotografi kreatif cara membuat foto light painting di android lihat selengkapnya 5 Tips Memilah Foto Yang Perlu Disimpan Dan Yang Tidak Untuk memperoleh berita berita lain nya yang pasti terfavorit, mari kunjungi blog
5 Tips Memilah Foto Yang Perlu Disimpan Dan Yang Tidak - hey, selamat malam ketemu kembali dengan website seputar fotografi terbaik pada kali ini saya akan membahas hal tentang fotografi kreatif Untuk memperoleh pembahasan pembahasan lain nya yang pasti terbaru, mari kunjungi blog fotografii18
| Wayang Landung, Panjalu, Ciamis - Cap Go Meh Bogor 2019 |
Sudah cek ulang hard disk Anda? Sudah mendekati penuh ataupun lagi banyak space yang tersisa? Kalau grafiknya pernah mendekati merah semua, pertanda pernah full, barangkali pernah saatnya Anda bersih-bersih. Salah ahad caranya merupakan dengan membagi foto yang harus disimpan dari yang tidak. Dan, kemudian mendelete foto yang tak ataupun kurang aksi agar tersisa bilik pada tempat penyimpanan untuk foto yang baru.
Kenapa harus? Yah, andaikata tentu mau komputer jinjing ataupun gadget Anda bekerja maksimal, maka kerjaan bersih-bersih ini tentu kudu dilakukan. Kalau tak hendak terasa sekali lemotnya. Jadi, jangan ragu untuk melakukan pembersihan foto.
Bukan tanpa dasar bahwa foto ataupun image kudu jadi sasaran utama, selain software. Ukuran file sebentuk foto digital dewasa ini berjalan membengkak. Rata-rata brkisar antara 3-8 Megabyte per foto untuk ukuran JPEG. Jika memotret dengan file RAW, ukurannya bisa 20-25 Megabyte.
Ukuran filenya besar.
Seberapapun besarnya hadr disk komputer, andaikata produksi foto berjalan dijalankan, maka suatu tempo kapasitasnya hendak terpakai semua. Semakin sering memotret semakin cepat hendak habis bilik yang tersedia. Dan, jika itu terjadi, kepala bisa kian pusing lagi.
Oleh karena itu, seorang fotografer pun kudu mau ala teratur berkeramas hard disk komputernya dari gundukan foto-foto yang tak terpakai. Dan, berarti ia kudu mau memilah, memisahkan antara foto yang menurutnya BAGUS dan yang JELEK. Persis bagaikan bicara pepatah "SIMPAN YANG BAGUS DAN BUANG YANG BURUK".
Cuma, banyak anak Adam yang bingung foto yang bagaikan apa yang peru disimpan dan yang mana yang kudu bersetuju "tempat sampah". Mungkin karena terlewat sayang (atau terlewat banyak?) beres bingung sendiri.
Nah, andaikata Anda termasuk yang bingung mana yang kudu dibuang, coba perhatikan beberapa tips untuk membagi foto di bawah ini
5 Tips Memilah FotoYang Perlu Disimpan
Tidak sulit untuk membagi dan memilih foto kok. Bahkan, andaikata pernah terbiasa, bisa dikata cukup mengikuti feeling saja.
1. Subyek/Foto Tidak Jelas/ Blur ==> DELETE
Lha, gimana fotonya mau disebut aksi andaikata subyek ataupun obyek utamanya kabur karena kamera gagal fokus? Sebuah foto merupakan sebentuk "cerita" dan tokoh utamanya kudu jelas. Kalau tak jelas, ya untuk apa.
Tekan tombol "delete" dan jangan ragu.
Kecuali... itu foto kenangan yang hanya sedia semata wayang dari seseorang yang begitu berarti belah diri Anda, silakan disimpan deh. Kalau pernah hubungan dengan yang ini, susah...Namanya juga lagi manusia.
2. Ada Yang Mirip ==> Pilih Salah Satu
Jadi, anak Adam jangan serakah, ahad saja cukup.
Biasanya anak Adam hendak memotret kian dari ahad kali untuk obyek yang sama. Jaga-jaga takut yang ahad gagal, lagi sedia cadangannya. Seringnya dipotret dari posisi yang sama juga.
Bagus sih, tapi tak heran jumlah foto jadi banyak banyak dan hard disk cepat penuh.
Nah, pilih alpa ahad dari foto-foto yang sama/sangat mirip tadi, dan delete selebihnya. Pastinya hendak sedia beberapa Megabyte hard disk yang terselamatkan
3. Foto Yang Over-Exposed dan Under-Exposed
Intinya :
- Over exposed = Terlalu Terang
- Under Exposed = Terlalu Gelap
Yang manapun, keduanya tak enak dilihat. Jadi kenapa kudu disimpan? Buang saja.
Cuma, andaikata tentu itu foto kenangan dan cuma sedia dua, yang ahad terlewat terang dan ahad terlewat gelap, pilih yang terlewat gelap.
Foto yang terlewat gelap lagi bisa diakali dengan Photoshop ataupun aplikasi pengedit foto lainnya, sedangkan yang over-exposed susah karena banyak detail yang hilang.
4. Foto Ganda
Ini biasanya berlaku karena seringnya menyalin ke folder lain ataupun bisa juga ketika memanfaatkan photo software editing ataupun ketika memperkecil ukuran foto. Biasanya yang asli ada, yang buatan edit ada, yang pernah diperkecil ada.
Tidak serau sedia foto yang bukan sekedar ganda (dua saja), lamun 3-10 buah.
Silakan pilih yang diperlukan, misalkan yang asli ajek sedia (apalagi andaikata RAW), yang pernah diedit ahad (ukuran besar) dan disimpan. Versi yang diperkecil dibuang saja, karena bisa dibuat lagi ketika dibutuhkan.
5. Yang Anda Tidak Suka (Dianggap Jelek Oleh Anda)
Ini tentu tak bersifat pasti, lamun terkadang, ketika melihat sebentuk foto saya tak menyukainya. Alasannya terkadang tak jelas, hanya sebagai garizah saja.
Jika tentu menurut Anda sedia foto yang bersetuju kategori ini, jangan ragu. Tekan tombol delete dan buang saja. Tidak sedia gunanya menyimpan foto yang saya tak suka melihatnya, hanya itu foto pelanggan jasa fotogafi saya yang kebetulan mantan pacar. Menyakitkan, lamun saya dibayar untuk menyimpan foto itu berbatas ditukar dengan uang.
Seringkali, garizah sebagai ini jebrol bukan karena alasan mistis, lamun karena pengalaman saya sendiri menciptakan penilaian "TIDAK ENAK DILIHAT" pada sebentuk foto. Tidak serau karena saya ala tak sadar melihat kelemahan fotonya pada hal-hal kecil di dalamnya.
Jadi, jangan abaikan intuisinya.
-----
Coba saja lakukan 5 tips ini ala rutin, misalkan setiap 2 bulan sekali, pasti lah kapasitas penyimpanan di hard disk Anda hendak bisa bertahan kian lama. Sampai saatnya, semua foto yang sedia tentu benar-benar LAYAK untuk disimpan.
Nah, andaikata pernah berbatas disini, berarti saya harus berpikir dan menghunus arta untuk tempat penyimpanan yang baru, bagaikan External Hard Disk.
Cukup sekian pembahasan mengenai 5 Tips Memilah Foto Yang Perlu Disimpan Dan Yang Tidak, semoga info ini dapat berfaedah kalian semua salam
tulisan ini diposting pada kategori cara membuat foto light painting di android, contoh fotografi makro, , tanggal 11-09-2019
|https://fotografii18.blogspot.com|fotografii18}
| Wayang Landung, Panjalu, Ciamis - Cap Go Meh Bogor 2019 |
Sudah cek ulang hard disk Anda? Sudah mendekati penuh ataupun lagi banyak space yang tersisa? Kalau grafiknya pernah mendekati merah semua, pertanda pernah full, barangkali pernah saatnya Anda bersih-bersih. Salah ahad caranya merupakan dengan membagi foto yang harus disimpan dari yang tidak. Dan, kemudian mendelete foto yang tak ataupun kurang aksi agar tersisa bilik pada tempat penyimpanan untuk foto yang baru.
Kenapa harus? Yah, andaikata tentu mau komputer jinjing ataupun gadget Anda bekerja maksimal, maka kerjaan bersih-bersih ini tentu kudu dilakukan. Kalau tak hendak terasa sekali lemotnya. Jadi, jangan ragu untuk melakukan pembersihan foto.
Bukan tanpa dasar bahwa foto ataupun image kudu jadi sasaran utama, selain software. Ukuran file sebentuk foto digital dewasa ini berjalan membengkak. Rata-rata brkisar antara 3-8 Megabyte per foto untuk ukuran JPEG. Jika memotret dengan file RAW, ukurannya bisa 20-25 Megabyte.
Ukuran filenya besar.
Seberapapun besarnya hadr disk komputer, andaikata produksi foto berjalan dijalankan, maka suatu tempo kapasitasnya hendak terpakai semua. Semakin sering memotret semakin cepat hendak habis bilik yang tersedia. Dan, jika itu terjadi, kepala bisa kian pusing lagi.
Oleh karena itu, seorang fotografer pun kudu mau ala teratur berkeramas hard disk komputernya dari gundukan foto-foto yang tak terpakai. Dan, berarti ia kudu mau memilah, memisahkan antara foto yang menurutnya BAGUS dan yang JELEK. Persis bagaikan bicara pepatah "SIMPAN YANG BAGUS DAN BUANG YANG BURUK".
Cuma, banyak anak Adam yang bingung foto yang bagaikan apa yang peru disimpan dan yang mana yang kudu bersetuju "tempat sampah". Mungkin karena terlewat sayang (atau terlewat banyak?) beres bingung sendiri.
Nah, andaikata Anda termasuk yang bingung mana yang kudu dibuang, coba perhatikan beberapa tips untuk membagi foto di bawah ini
5 Tips Memilah FotoYang Perlu Disimpan
Tidak sulit untuk membagi dan memilih foto kok. Bahkan, andaikata pernah terbiasa, bisa dikata cukup mengikuti feeling saja.
1. Subyek/Foto Tidak Jelas/ Blur ==> DELETE
Lha, gimana fotonya mau disebut aksi andaikata subyek ataupun obyek utamanya kabur karena kamera gagal fokus? Sebuah foto merupakan sebentuk "cerita" dan tokoh utamanya kudu jelas. Kalau tak jelas, ya untuk apa.
Tekan tombol "delete" dan jangan ragu.
Kecuali... itu foto kenangan yang hanya sedia semata wayang dari seseorang yang begitu berarti belah diri Anda, silakan disimpan deh. Kalau pernah hubungan dengan yang ini, susah...Namanya juga lagi manusia.
2. Ada Yang Mirip ==> Pilih Salah Satu
Jadi, anak Adam jangan serakah, ahad saja cukup.
Biasanya anak Adam hendak memotret kian dari ahad kali untuk obyek yang sama. Jaga-jaga takut yang ahad gagal, lagi sedia cadangannya. Seringnya dipotret dari posisi yang sama juga.
Bagus sih, tapi tak heran jumlah foto jadi banyak banyak dan hard disk cepat penuh.
Nah, pilih alpa ahad dari foto-foto yang sama/sangat mirip tadi, dan delete selebihnya. Pastinya hendak sedia beberapa Megabyte hard disk yang terselamatkan
3. Foto Yang Over-Exposed dan Under-Exposed
Intinya :
- Over exposed = Terlalu Terang
- Under Exposed = Terlalu Gelap
Yang manapun, keduanya tak enak dilihat. Jadi kenapa kudu disimpan? Buang saja.
Cuma, andaikata tentu itu foto kenangan dan cuma sedia dua, yang ahad terlewat terang dan ahad terlewat gelap, pilih yang terlewat gelap.
Foto yang terlewat gelap lagi bisa diakali dengan Photoshop ataupun aplikasi pengedit foto lainnya, sedangkan yang over-exposed susah karena banyak detail yang hilang.
4. Foto Ganda
Ini biasanya berlaku karena seringnya menyalin ke folder lain ataupun bisa juga ketika memanfaatkan photo software editing ataupun ketika memperkecil ukuran foto. Biasanya yang asli ada, yang buatan edit ada, yang pernah diperkecil ada.
Tidak serau sedia foto yang bukan sekedar ganda (dua saja), lamun 3-10 buah.
Silakan pilih yang diperlukan, misalkan yang asli ajek sedia (apalagi andaikata RAW), yang pernah diedit ahad (ukuran besar) dan disimpan. Versi yang diperkecil dibuang saja, karena bisa dibuat lagi ketika dibutuhkan.
5. Yang Anda Tidak Suka (Dianggap Jelek Oleh Anda)
Ini tentu tak bersifat pasti, lamun terkadang, ketika melihat sebentuk foto saya tak menyukainya. Alasannya terkadang tak jelas, hanya sebagai garizah saja.
Jika tentu menurut Anda sedia foto yang bersetuju kategori ini, jangan ragu. Tekan tombol delete dan buang saja. Tidak sedia gunanya menyimpan foto yang saya tak suka melihatnya, hanya itu foto pelanggan jasa fotogafi saya yang kebetulan mantan pacar. Menyakitkan, lamun saya dibayar untuk menyimpan foto itu berbatas ditukar dengan uang.
Seringkali, garizah sebagai ini jebrol bukan karena alasan mistis, lamun karena pengalaman saya sendiri menciptakan penilaian "TIDAK ENAK DILIHAT" pada sebentuk foto. Tidak serau karena saya ala tak sadar melihat kelemahan fotonya pada hal-hal kecil di dalamnya.
Jadi, jangan abaikan intuisinya.
-----
Coba saja lakukan 5 tips ini ala rutin, misalkan setiap 2 bulan sekali, pasti lah kapasitas penyimpanan di hard disk Anda hendak bisa bertahan kian lama. Sampai saatnya, semua foto yang sedia tentu benar-benar LAYAK untuk disimpan.
Nah, andaikata pernah berbatas disini, berarti saya harus berpikir dan menghunus arta untuk tempat penyimpanan yang baru, bagaikan External Hard Disk.
Cukup sekian pembahasan mengenai 5 Tips Memilah Foto Yang Perlu Disimpan Dan Yang Tidak, semoga info ini dapat berfaedah kalian semua salam
tulisan ini diposting pada kategori cara membuat foto light painting di android, contoh fotografi makro, , tanggal 11-09-2019




Komentar
Posting Komentar