Mengenal Istilah Selective Color Dalam Fotografi
Mengenal Istilah Selective Color Dalam Fotografi - Allow, selamat sore berjumpa lagi bersama blog seputar fotografi keren sesi kali ini admin akan mengulas hal mengenai fotografi kreatif perbedaan fotografi makro dan mikro lihat selengkapnya Mengenal Istilah Selective Color Dalam Fotografi Supaya mendapatkan berita berita lain nya yg tentu terbaik, mari mampir web
Mengenal Istilah Selective Color Dalam Fotografi - Allow, selamat sore berjumpa lagi bersama blog info fotografi keren sesi kali ini admin akan mengulas hal mengenai fotografi keren Supaya mendapatkan pembahasan pembahasan lain nya yg tentu menarik, mari mampir web fotografii18
Pernah mengindahkan istilah selective color dalam adam fotografi ? Belum. Pada dasarnya istilah ini lebih mengacu pada proses digital imaging (pembuatan image secara digital) dibandingkan dengan cara fotografi. Prosesnya dilakukan dengan menggunakan photo editing software atau perangkat empuk pengubah citra, atau sederhananya aplikasi penyunting foto, bagaikan Photoshop atau GIMP (GNU Image Manipulation Program).
Jadi, tidak bisa dihasilkan langsung saat memotret.
Efek selective color bakal menghasilkan sebuah image dimana salah ahad warna, biasanya tercantel dengan obyek utama bakal dibuat banyak menonjol dibandingkan warna lainnya di dalam foto. Biasanya dilakukan dengan merubah warna, selain warna yang dipilih jadi hitam putih.
Contoh dari foto selective color bisa dilihat di bawah ini.
Tetapi, bisa juga dibuat kebalikannya, dimana bagian yang ingin ditonjolkan dibuat hitam putih, dengan selebihnya dibuat tetap berwarna, bagaikan di bawah ini :
Meskipun pada dasarnya merupakan bagian dari adam digital imaging, melainkan efek ini kerap digunakan para fotografer juga untuk memberikan gesekan artistik dengan membuatnya jadi unik.
Tentunya, disimilaritas warnanya beragam dengan bisa disesuaikan dengan selera masing-masing, melainkan eksploitasi B&W (Black & White) merupakan yang paling ada kalanya digunakan.
Mau mencoba membuatnya? Menarik loh! Tetapi, mesti belajar salah ahad software dahulu dengan mungkin saya sarankan memanfaatkan GIMP saja, yang gratis.
Sekian ulasan perihal Mengenal Istilah Selective Color Dalam Fotografi, semoga artikel ini dapat menghibur pembaca salam
Artikel ini diposting pada kategori perbedaan fotografi makro dan mikro, tips membeli kamera dslr canon bekas, fotografi makro smartphone, , tanggal 11-09-2019
|https://fotografii18.blogspot.com|fotografii18}
Pernah mengindahkan istilah selective color dalam adam fotografi ? Belum. Pada dasarnya istilah ini lebih mengacu pada proses digital imaging (pembuatan image secara digital) dibandingkan dengan cara fotografi. Prosesnya dilakukan dengan menggunakan photo editing software atau perangkat empuk pengubah citra, atau sederhananya aplikasi penyunting foto, bagaikan Photoshop atau GIMP (GNU Image Manipulation Program).
Jadi, tidak bisa dihasilkan langsung saat memotret.
Efek selective color bakal menghasilkan sebuah image dimana salah ahad warna, biasanya tercantel dengan obyek utama bakal dibuat banyak menonjol dibandingkan warna lainnya di dalam foto. Biasanya dilakukan dengan merubah warna, selain warna yang dipilih jadi hitam putih.
Contoh dari foto selective color bisa dilihat di bawah ini.
Tetapi, bisa juga dibuat kebalikannya, dimana bagian yang ingin ditonjolkan dibuat hitam putih, dengan selebihnya dibuat tetap berwarna, bagaikan di bawah ini :
Meskipun pada dasarnya merupakan bagian dari adam digital imaging, melainkan efek ini kerap digunakan para fotografer juga untuk memberikan gesekan artistik dengan membuatnya jadi unik.
Tentunya, disimilaritas warnanya beragam dengan bisa disesuaikan dengan selera masing-masing, melainkan eksploitasi B&W (Black & White) merupakan yang paling ada kalanya digunakan.
Mau mencoba membuatnya? Menarik loh! Tetapi, mesti belajar salah ahad software dahulu dengan mungkin saya sarankan memanfaatkan GIMP saja, yang gratis.
Sekian ulasan perihal Mengenal Istilah Selective Color Dalam Fotografi, semoga artikel ini dapat menghibur pembaca salam
Artikel ini diposting pada kategori perbedaan fotografi makro dan mikro, tips membeli kamera dslr canon bekas, fotografi makro smartphone, , tanggal 11-09-2019


Komentar
Posting Komentar